Apa Itu Raspberry Pi?

post/raspi-1.jpg

Pertanyaan tersebut muncul beberapa tahun lalu ketika saya masih sering bermain minecraft di laptop Asus EeePC yang diberikan ayah saya ketika masuk SMP. Sebagai seseorang yang selalu ingin tahu lebih dalam tentang asal mula suatu hal, saya sering membaca halaman minecraft wiki di waktu senggang saya. Ketika membaca tentang versi-versi minecraft yang ada, ada satu versi yang membuat saya bertanya-tanya: Minecraft for Raspberry Pi; seketika itu pula sebuah pertanyaan muncul di kepala saya.

Raspberry Pi adalah sebuah single board computer (SBC) berbasis ARM yang dikembangkan di Inggris oleh Raspberry Foundation. Awalnya Raspberry Pi ditujukan untuk membantu edukasi ilmu komputer di sekolah-sekolah dan negara berkembang.

Model pertama Raspberry Pi ternyata menjadi sangat populer dan digunakan di berbagai bidang seperti robotik, emulasi, automasi, dan bidang-bidang lainnya. Fleksibilitas dan harga yang terjangkau membuat Raspberry Pi populer di kalangan penghobi dan juga pemakaian industri.

Sejak diluncurkannya model pertama, yaitu Raspberry Pi model B pada 2012, Raspberry Pi Foundation telah merilis berbagai model Raspberry Pi, dengan Pi Pico yang dirilis pada 21 Januari 2021 sebagai varian terbaru dan model 4 B sebagai revisi terbaru Raspberry Pi model standar.

Bagaimana Mula Raspberry Pi?

Prototype pertama Raspberry Pi dibuat pada tahun 2006 oleh Eben Upton yang terinspirasi oleh BBC Micro buatan Acorn computers yang ia pakai ketika bersekolah. 6 tahun kemudian Raspberry Pi pertama lahir.

Eben Upton adalah seorang insinyur dari inggris dan juga pendiri Raspberry Pi Foundation. Setelah menyelesaikan studinya di Universitas Cambridge, ia kemudian bekerja untuk perusahaan ternama seperti Intel, IBM, dan Broadcom.

Ketika bekerja di Broadcom inilah Eben mengerjakan prototype pertama Raspberry Pi. Ia terinspirasi oleh BBC Micro, sebuah mikrokomputer yang dibuat oleh Acorn Computer yang ia gunakan sewaktu bersekolah untuk mengerjakan proyek. BBC Micro tidaklah murah, dengan harga €350 mikrokomputer tersebut tidaklah murah untuk sekolah membeli satu komputer per siswa.

Eben Upton lalu mulai bekerja untuk membuat alternatif yang lebih murah dan kecil. Awalnya ia memakai papan sirkuit yang cukup besar untuk mempermudah proses debugging. Tak lama kemudian, ia menyadari bahwa ada masalah dalam sistem edukasi Inggris, yaitu harga komputer yang begitu mahal.

Perusahaan-perusahaan Inggris kekurangan teknisi komputer, sementara para pelajar tidak mampu mempelajari ilmu komputer sehingga menghindari bidang tersebut. Saat itu adalah tahun 2006, ketika internet yang kita kenal sekarang masih berada dalam tahap awal perkembangannya. Jadi, Eben Upton menargetkan untuk membuat sebuah komputer yang sepuluh kali lebih murah dari BBC Micro.

Apa Saja Varian Raspberry Pi?

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2012, Raspberry Pi telah mengalami berbagai macam revisi dan penambahan model.

Model B (2012)

Model B merupakan model pertama Raspberry Pi yang dirilis pada Februari 2012. Berukuran hanya sebesar kartu kredit saja, model B dilengkapi dengan memori sebesar 256 MB, port ethernet, dan 26-pin GPIO (general purpose input output). Model B saat ini sudah dihentikan produksinya dan tidak dijual lagi oleh Raspberry Pi Foundation.

Model A (2013)

Model A memiliki spesifikasi yang sama seperti model B, hanya saja model A tidak dilengkapi dengan port ethernet untuk terkoneksi dengan jaringan internet. Meskipun begitu, adaptor wifi berbasis USB masih bisa digunakan untuk terkoneksi dengan jaringan wifi. Model A saat ini sudah tidak dijual lagi oleh Raspberry Pi Foundation.

Model B+ (2014)

Model B+ merupakan revisi dari model B dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. 26-pin GPIO digantikan dengan 40-pin GPIO, kapasitas memori dinaikkan dari 256 MB ke 512 MB, tambahan 2 USB port dengan total 4 port.

Slot SD card untuk penyimpanan pada model non-plus digantikan dengan slot micro SD yang lebih kecil. Konsumsi daya yang lebih sedikit (sekitar 0.5 - 1 watt lebih rendah dari model non-plus). Port composite video yang berwarna kuning dihilangkan, dan penambahan 3.5mm jack untuk audio dan sinyal video analog. Model ini masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Model A+ (2014)

Model A+ merupakan revisi dari model A dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. Perubahannya mirip seperti pada model B+. Model ini masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 2 Model B (2015)

Pi 2 Model B merupakan generasi kedua dari Raspberry Pi. Ia memiliki Soc (System on a Chip) Broadcom BCM2836 atau BCM2837 dan memori 1GB. Untuk generasi ini tidak ada varian model A. Pi 2 Model B masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

PI Zero (2015)

Pi Zero merupakan model Raspberry Pi yang port input-output dan jumlah pin GPIO nya dikurangi. Sekilas, spesifikasi Pi Zero mirip dengan Raspberry Pi 1 Model A+ dengan SoC Broadcom BCM2835 dan memori 512 MB. Namun,

Pi Zero berukuran lebih kecil dari ukuran Raspberry Pi pada umumnya, hanya 2.6 x 1.2 Inci, membuatnya ideal untuk proyek yang memerlukan portabilitas. Pi Zero masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi Zero W (2017)

Pi Zero W merupakan varian dari Raspberry Pi Zero yang memiliki konektivitas wifi dan bluetooth. Pi Zero W masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 3 Model B (2016)

Pi 3 Model B merupakan generasi ke 3 dari Raspberry Pi. Ia memiliki SoC Broadcom BCM2837A0/B0 dengan memori 1 GB. Pada Raspberry Pi generasi ke 3 semua model memiliki konektivitas wireless. Pi 3 Model B masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 3 Model B+ (2018)

Pi 3 Model B+ merupakan revisi dari Pi 3 model B. Meskipun memiliki SoC Broadcom BCM2837B0 yang sama seperti Pi 3 Model B, tetapi kecepatannya dinaikkan dari 1.2GHz ke 1.4GHZ. Pi Model B+ memiliki dual band wifi yang mendukung frekuensi 5GHz 802.11 AC wifi. Bluetooth pada Model B+ di upgrade dari versi 4.1 pada Model B ke versi 4.2. Pi 3 Model B+ masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 3 Model A+ (2018)

Pi 3 Model A+ memiliki spesifikasi yang sama seperti Pi 3 Model B+, namun Pi 3 Model A+ tidak memiliki port ethernet dan hanya satu port USB seperti Model A pada Raspberry Pi generasi pertama. Pi 3 Model A+ masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 4 Model B (2019)

Pi 4 Model B merupakan generasi ke 4 dari Raspberry Pi. Pi 4 menggunakan SoC Broadcom BCM2711 dan tidak seperti generasi-generasi sebelumnya, Pi 4 model B menggunakan USB-C untuk konektor dayanya.

Selain itu port HDMI yang ada pada model-model sebelumnya digantikan oleh dua port micro HDMI yang mendukung output 4K. Memori pada Pi 4 Model B memiliki opsi 2 GB, 4 GB, dan 8 GB. Port ethernet pada Pi 4 Model B mendukung kecepatan 1 Gigabit (1 Gb/s). Pi 4 Model B masih diproduksi dan dijual oleh Raspberry Pi Foundation.

Pi 400 (2020)

Pi 400 merupakan versi spesial dari Raspberry Pi 4 Model B. Spesifikasi Pi 400 sama dengan Pi 4 Model B dengan memori 4 GB, namun yang membedakannya dari Pi 4 Model B biasa adalah bentuk Pi 400 yang menyerupai sebuah keyboard. Tidak seperti Raspberry Pi pada umumnya, Pi 400 ditujukan untuk penggunaan rumahan sebagai sebuah desktop.

Pi Pico

Pi Pico merupakan Raspberry Pi pertama yang menggunakan microcontroller RP2040 yang didesain oleh Raspberry Pi Foundation sendiri di Inggris. Tidak seperti Raspberry Pi lainnya yang merupakan single board computer (SBC), Pi Pico adalah sebuah microcontroller sederhana mirip dengan Arduino yang ditujukan untuk sistem tertanam (embedded system).

Raspberry Pi Bisa Digunakan Untuk Apa Saja?

Meskipun awalnya ditujukan untuk pendidikan, Raspberry Pi bisa dipergunakan untuk banyak hal baik sebagai hobi maupun diterapkan untuk keperluan industri. Banyak modul-modul elektronik seperti layar, baterai, tv tuner, sampai modul untuk membuat drone yang tersedia untuk Raspberry Pi, baik yang dibuat oleh Raspberry Pi Foundation sendiri maupun oleh pihak ketiga.

Kehadiran modul-modul tersebut membuat Raspberry Pi (secara teori) dapat dimodifikasi sesuai dengan apa saja yang kita mau. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan dengan Raspberry Pi.

Emulasi Game Retro

Meskipun memiliki ukuran yang kecil dan SoC yang bisa dibilang masih kurang cepat ketimbang SoC smartphone-smartphone entry level, namun Raspberry Pi memiliki kekuatan yang cukup besar untuk memainkan game-game pada konsol jadul seperti Playstation 1, Playstation 2, Nintendo Entertainment System (NES), Super Nintendo Entertainment System (SNES), Game Boy Advance (GBA), Sega Genesis, Wii, dan banyak lagi.

Tentu saja Raspberry Pi generasi ke 4 (Pi 4 Model B) dapat memainkan lebih banyak game konsol jadul ketimbang generasi-generasi Raspberry Pi sebelumnya karena Hardware-nya yang lebih baru dan cepat. Namun, bila anda hanya ingin memainkan game 8-bit atau 16-bit pada konsol seperti NES, SNES, GBA, dan Sega Megadrive, maka Raspberry PI generasi sebelumnya sudah cukup kuat untuk melakukan emulasi dengan kecepatan penuh.

Software yang biasa digunakan untuk Emulasi adalah Retro Pi yang dapat didownload di retropie.org.uk

Network Attached Storage (NAS)

Network Attached Storage atau NAS berfungsi sebagai tempat penyimpanan data yang terkoneksi dengan jaringan lokal (LAN). Meskipun layanan seperti Google Drive dan iCloud bisa didapatkan secara gratis tanpa harus susah-susah mengatur hardware atau software apapun, namun NAS memiliki kelebihan tersendiri yang membuatnya tetap relevan hingga sekarang.

Karena anda sendiri yang membuatnya, maka anda dapat menambah ataupun mengurangi kapasitas yang ada tanpa harus membayar tiap bulannya. Selain itu untuk file-file besar seperti video, mengaksesnya dari koneksi lokal tentu saja akan lebih cepat dan lebih stabil.

Memakai Raspberry Pi sebagai NAS juga akan lebih murah dan fleksibel ketimbang membeli nas yang sudah jadi atau merakit komputer untuk dijadikan NAS. Selain itu konsumsi energinya juga lebih sedikit sehingga meringankan tagihan listrik di akhir bulan.

Ad-blocker

Anda mungkin kesal atau frustrasi dengan iklan-iklan yang mengganggu kenyamanan anda ketika berselancar di internet. Dari sekedar membaca artikel di situs berita sampai menonton video youtube, iklan dapat ditemui dimana saja.

Sebagian iklan mungkin tidak terlalu mengganggu, namun iklan video seperti pada youtube seringkali mengganggu kita ketika menonton video. Baik iklan yang muncul sebelum video diputar ataupun, yang paling mengganggu, iklan yang diputar di tengah-tengah video. Dengan Raspberry Pi, iklan-iklan tersebut dapat diblokir selamanya dari sesi berselancar internet anda.

Meskipun ad-blocker yang tersedia dalam bentuk browser extension sudah ada sejak lama, banyak browser pada smartphone tidak memiliki fungsi tersebut. Selain itu ad-blocker tersebut tidak akan berfungsi ketika iklan tersebut ditampilkan pada aplikasi tersendiri, seperti aplikasi youtube pada android atau ios.

Dengan memasang Pi Hole pada Raspberry Pi dan menaruhnya di antara koneksi model ISP dan router wifi anda, maka semua trafik yang menuju penyedia iklan tersebut akan diblokir sehingga iklan tidak bisa tampil pada aplikasi atau website manapun.

Anda bahkan tidak memerlukan Raspberry Pi yang paling bertenaga untuk ini. Cukup dengan Pi Zero, anda sudah bisa menikmati internet yang bebas dari iklan. Software Pi Hole dapat dilihat pada halaman pi-hole.net

IoT

HAT atau Hardware Attached on Top merupakan perangkat keras tambahan yang anda bisa tambahkan ke Raspberry Pi dengan cara mencolokkannya pada pin GPIO yang ada pada Raspberry Pi. Sense HAT merupakan salah satu HAT yang awalnya dibuat untuk misi Astro Pi, sebuah misi yang menggunakan Raspberry Pi dengan Sense HAT untuk mengirim pesan pada astronot di stasiun luar angkasa internasional (ISS).

Kini modul Sense HAT dijual kepada publik untuk digunakan dalam berbagai proyek IoT ataupun hanya sekedar iseng mencoba-coba. Berikut beberapa sensor yang bisa kita temukan pada HAT:

  • Giroskop
  • Akselerometer
  • Magnetometer
  • Temperatur
  • Tekanan Barometer
  • Kelembapan

Sistem Keamanan

Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon mulai menyediakan jasa sistem keamanan digital untuk rumah-rumah. Namun salah satu hal yang membuat khawatir orang-orang awam akan teknologi tersebut adalah kepercayaan perusahaan-perusahaan tersebut dalam mengolah data pribadi mereka dan ironisnya keamanan layanan itu sendiri.

Sekitar akhir tahun 2020, banyak pelanggan Ring (anak perusahaan Amazon yang berkecimpung di bidang home security) mendapati bahwa sistem keamanan mereka telah dibobol oleh orang tidak dikenal. Terkadang para peretas ini sudah bisa mengakses sistem keamanan Ring selama beberapa waktu sebelum melancarkan aksinya.

Tidak jarang video rekaman cctv yang mereka retas tersebut disebarkan atau bahkan disiarkan langsung di dunia maya. Contohnya, sebuah sistem keamanan Ring di sebuah rumah di Mississippi, Amerika Serikat diretas oleh orang tidak dikenal dan mulai mengganggu anak umur 8 tahun dari keluarga tersebut dengan berbicara lewat interkom.

Dengan memasang sistem keamanan pribadi dengan Raspberry Pi anda tidak perlu khawatir tentang masalah data pribadi anda digunakan oleh perusahaan besar maupun reliabilitas keamanan sistem tersebut, karena andalah yang mengaturnya sendiri menggunakan jaringan internet anda sendiri.

Tentunya peluang peretas membobol masuk masih ada, namun peluang tersebut jauh lebih kecil ketimbang sebuah sistem keamanan yang dipasang perusahaan besar seperti Ring karena perusahaan-perusahaan tersebut merupakan target yang cukup besar untuk diserang para peretas dibanding sistem keamanan pribadi.

Memakai Raspberry Pi Sebagai Komputer Desktop Pribadi

Bosan dengan windows? Bosan dengan performa komputer anda yang cepat? Raspberry Pi dapat membuat pengalaman komputer anda lebih menarik lagi. Meskipun terdengar sangat konyol (maksudnya, siapa yang ingin memakai komputer yang lebih lambat dari komputer yang mereka punya saat ini?), namun ada keindahan tersendiri dalam berusaha hidup dengan komputer yang memiliki kekuatan komputasi seadanya.

Anda akan lebih berusaha untuk mencari jalan alternatif yang lebih sedikit memakai sumber daya komputer anda untuk membuat aktivitas hari ke hari lebih nyaman. Atau mungkin sebaliknya, anda ingin tahu seberapa jauh anda dapat mendorong kemampuan komputer tersebut sebelum mencapai batasnya.

Kedua hal tersebut, berbicara dari pengalaman pribadi, merupakan hal yang menyenangkan dan juga memberikan rasa bangga ketika anda bisa melakukan yang anda kira mustahil dilakukan dengan hardware terbatas seperti itu.

Tidak jarang ketika anda kembali ke komputer lama anda yang lebih kuat, anda akan memakai software yang sama atau kurang lebih sama ringannya dengan yang anda pakai di situasi terbatas seperti sebelumnya agar komputer anda selalu berjalan dengan lancar

Dengan dirilisnya Raspberry Pi 400, anda hanya tinggal mencolokkan monitor dan mouse, menyambungkannya ke jaringan internet, lalu anda bisa mulai menggunakan Pi 400 untuk menjelajah dunia maya, mengetik dokumen, bermain Quake 3 untuk membangkitkan rasa nostalgia permainan FPS jadul, atau bahkan hanya sekedar iseng bermain-main dengan desktop Raspbian OS.

Selain itu memakai Raspberry Pi sebagai komputer biasa adalah salah-satu cara bagi anda untuk menyesuaikan diri dengan limitasi dan kemungkinan tidak terbatas yang ditawarkan oleh komputer seukuran kartu kredit ini.

Aplikasi Industri

Raspberry Pi awalnya tidak cukup memumpuni untuk aplikasi dalam dunia industri Namun seiring berjalannya waktu, Hardware yang tersedia dalam Raspberry Pi memungkinkannya dipakai dalam aplikasi industri.

Modul-modul seperti Compute Module 3+ Development Kit memungkinkan Raspberry Pi dirakit menjadi sesuatu yang lebih kompleks lagi untuk memenuhi kebutuhan industri tersebut. Selain itu, untuk aplikasi yang lebih sederhana seperti kamera pengawas dalam pabrik, Raspberry Pi dapat menjadi cost saving measure yang tepat bagi perusahaan.

The Latest